Seni Ku Adalah Bersamamu

Sore ini tak ada yang beda dari sore beberapa hari kemarin semenjak aku telah bekerja. Sesampai rumah langsung ke musholla. Rasa syukur pada sang pencipta akan nikmat islam yang membuatku tegar dan menerima dalam menjalankan kehidupan ini. Bukan sok alim, aku pun juga punya kejelekan dan kemaksiatan tinggal posisikan saja diri kalian (pembaca) sebagai perempuan yang ku jadikan inspirasi yang tau tentang segalaku jadi tak heran membaca ini.

Lelah ini begitu terasa seketika ku hempaskan badan ke kasur dan tak lupa melihat pesan darinya, kopi soreku. Karena suatu tulisan di pesan dan ig-nya ku tulis kembali cerita-cerita yang telah lama terbengkalai.

Seniku adalah bersamamu. Merasakan masa bahagia, menenangkanmu dari kesedihan dan ketakutan, menjadi motivasi dan inspirasi, membagi tawa dan kabar berita.. terlalu konyol bila terpaparkan disini. Karena tak sekalipun dari kita memberikan satu dua kata dalam bercakap tapi puluhan.

Disini aku selipkan kata maaf, maaf beberapa hari ini sering ku tinggal tidur :) . mungkin saja maaf di cerpen ini lebih kau percaya bahkan mungkin sampai menangis melihat ketulusan ini.

Aku sama seperti dulu dengan perasaan yang sama pula, yang berubah cuma bajunya aja :p .
Kenapa aku bilang begitu? karena aku ingin kamu benar-benar tau dan paham karakterku.
Terima Kasih telah menerima diriku. Terima kasih juga untuk tempat yang terindah di hatimu dan moment-moment istimewa.

"Alangkah indahnya hidup ini andai dapat menatap wajahmu.
pasti kan mengalir air mataku andai dapat bersanding denganmu "
momen yang indah dalam majelis yang berkah

Popular Posts