D E W A S A
melempari mentari dengan batu-batu kecil pantai.
menumpahkan amarah hati hidup yang terasir.
waktu hanyalah putaran jarum jam
berapa ratus kali berputar ku tetap pada poros yang sama
dan,
tatkala ku akan berbicara, ku dibungkam dengan kesibukan
ketika ku akan menulis, ku tak tau mulai dari ejaan apa.
mendengar pun, rintihan yang mendahului lantunan akustik.
Hay,
Relungku telah terisi.
bait-bait abu kehancuran, bertaburan.
berkumpul, menyatu, menjelma jadi ratu.
akhirnya mengajakku untuk musnah.
menumpahkan amarah hati hidup yang terasir.
waktu hanyalah putaran jarum jam
berapa ratus kali berputar ku tetap pada poros yang sama
dan,
tatkala ku akan berbicara, ku dibungkam dengan kesibukan
ketika ku akan menulis, ku tak tau mulai dari ejaan apa.
mendengar pun, rintihan yang mendahului lantunan akustik.
Hay,
Relungku telah terisi.
bait-bait abu kehancuran, bertaburan.
berkumpul, menyatu, menjelma jadi ratu.
akhirnya mengajakku untuk musnah.